| 01 August 2007 | Posted by Administrator |
|
Enam pegulat Pra-PON Kalsel yang turun digaya Grego Romawi merajai hasil pertandingan di ajang POMDA yang berlangsung di GOR JPOK Unlam Banjarbaru, kemarin.
Meski harus berada dalam satu grup persaingan tetap panas. Pasalnya, mereka masing-masing saling mengusung bendera universitasnya.
Salah satunya Heriyadi yang turun dikelas 74 kg. Dia harus bersaing dengan rekannya dalam satu grup, yakni M Ari Yanoor.
Heriyadi yang turun mewakili STIENAS berhasil merebut medali emas setelah, di partai penentuan mengalahkan M Ari Yanoor wakil STIA Bina Banua dengan kedudukan 2-1. Bahkan keduanya sempat bermain imbang dari dua babak yang disediakan. Sehingga harus melakoni babak ketiga. Di babak penentuan itu Heriyadi unggul 6-4, setelah berhasil melakukan bantingan tiga kali.
Sementara atlet Pra-PON lainnya yang juga berhasil menyabet medali yakni di kelas 84-86 kg. Medali emas diraih oleh Eka Kurniawan (STIA Bina Banua). Kemudian perak diraih Tawar Tri Setiawan, juga sama dari Stia Bina Banua. Di kelas 66kg ada Mulyadi yang mewakili STIA Bina Banua dengan menyabet medali emas, juga merupakan atlet Pra-PON Kalsel. Terakhir Indra dari STIA Bina Banua yang turun di kelas 51kg berhasil merebut emas.
Mereka semua mengaku berharap dengan tampil di sini bisa mendapatkan bonus dari kampus. Hal itu seperti yang diungkapkan oleh Heriyadi dari Stienas. ?Selain ajang pemanasan sebelum Pra-PON, kita berharap dapat bonus dari kampus,? harapnya.
Mulyadi, Tawar, Eka, Arid dan Indra yang mewakili STIA Bina Banua juga mengaku siap jika bonus yang diberikan berupa beasiswa ?Untuk kampus kami, pihak yayasan memberikan kemudahan bagi para atlet yang berprestasi dengan memberikan beasiswa,? terang Adam, ketua Rombongan STIA Bina Banua yang turut hadir menyaksikan temannya bertanding.
Sementara itu di dua kelas lainnya, yakni dikelas 60kg dan kelas 55kg disepakati tidak memperebutkan medali. Pasalnya hanya ada dua atlet ditiap masing-masing kelas, dan semuanya dari Unlam.
Mereka adalah Firmansyah dan Faturrahman dikelas 60kg. Kemudian dikelas 55kg ada Ridha Riswandi dan Fadhli Riayadi.
---------------------------
Sumber Asli : Radar Banjarmasin
http://www.radarbanjarmasin.com/berita/index.asp?Berita=Olahraga&id=70640
|
|
|